Kamis, 23 April 2009

TEKNIK MENDEKATI WANITA

Dalam kehidupan seorang lelaki, tidak boleh ada istilah di putuskan atau ditolak oleh wanita. Karena hal ini akan melemahkan semangat juang dan itu tidak bagus untuk perkembangan karakter.
Untuk menjauhkan diri dari kondisi diputuskan atau ditolak, ada beberapa hal yang harus di perhatikan.

Syarat yang harus dimiliki
Ada tiga hal yang dicari wanita dari lelaki, apabila lelaki ada yang memiliki ketiganya niscaya dia akan disenangi oleh banyak wanita. Tiga hal itu adalah :

1.Lelaki dengan wawasan pikir yang luas
Lelaki yang memiliki wawasan pikir yang luas, sanggup menjawab segala pertanyaan yang di berikan kepadanya dari wanita. Wawasan pikir yang luas tentunya tidak musti selalu benar. Karena secara prinsip, wanita tidak terlalu memusing hal benar atau salah. Bagi mereka yang sangat penting adalah pertanyaan yang dia ajukan memperoleh jawaban yang meyakinkan. Kemampuan lelaki yang seperti ini dapat terlihat dari banyak nyo orang yang bertanya kepada nya.

2. Lelaki dengan kemampuan proteksi yang lumayan
Lelaki dengan kemampuan proteksi yang lumayan ini, tidak identik dengan “urang bagak” tetapi lebih kepada memiliki pergaulan yang luas sehingga dikenal banyak orang. Karena prinsip hidup lelaki “Pantang melihat wanita lagi sendirian.”. Nah kemampuan proteksi lelaki ini dapat terlihat jika “si wanita mendengarkan komentar dari seseorang diantara beberapa orang lelaki yang sedang menggodanya. “Jangan kau ganggu. Itu anu nya di si Anu”.

3. Lelaki yang memiliki pengertian
Sense of life. Pengertian identik dengan kepedulian. Kepedulian seorang lelaki terhadap orang lain adalah nilai berharga dimata setiap manusia. Terlebih lagi di mata wanita. Wanita yang mendapatkan rasa peduli dari seorang lelaki akan merasakan betapa dirinya sangat beruntung.

Apabila lelaki memiliki ketiga hal di atas, wanita yang didekatinya akan merasa bahwa ada yang memperhatikan, merawat dan menaungi dirinya. Kondisi ini adalah kondisi yang diinginkan setiap wanita.
Jika ketiga hal di atas sudah kita miliki, tidak akan berdaya guna jika perkataan kita kasar atau tatakrama berbahasa kita tidak mendukung. Ketiga hal ini akan sangat optimal apabila didukung oleh performa yang lumayan.

Teknik pendekatan
Sebelum masuk ke teknik pendekatan. Kita harus memahamkan bahwa tidak boleh melebihkan satu wanita dari wanita lainnya. Apalagi jika kelebihan itu hanya di dasarkan pada masukan dari mata sahaja.
Dalam teknik pendekatan, terlebih dahulu kita harus memperlihatkan ketiga kemampuan diatas yang harus kita miliki sebelumnya.
Kemudian dengan kemampuan yang sudah terlihat itu. Kita berikan jasa sukarela sampai agak tiga kali. Kalau bisa ketiga nya merupakan moment yang berbeda dengan topik yang berbeda pula.
Jika kondisi ini sudah terpenuhi, selanjutnya boleh di nyatakan dalam bentuk yang gamlang. Ingat “wanita memiliki kelebihan pada emosinya, lemah pada rasionya” untuk itu, maka Deklaration of Love harus disusun dengan kandungan nilai emosional yang tinggi dan sedikit nilai rasionya.
Dek aku suka sama kamu, dan aku juga yakin kamu suka sama aku. Kita umpamakan rasa yang tumbuh dihati kita itu adalah seperti bunga yang tumbuh liar. Maka ada pilihan yang harus engkau ambil salah satunya. 1) Kita biarkan bunga itu tumbuh liar seperti apa adanya. 2) Kita pindahkan ketempat yang lebih baik. Atau 3) Kita bersama-sama membunuhnya.”
Kalau semua syarat-syarat di atas di jalankan sebagaimana mestinya. Maka pilihan jawaban yang diberikan oleh wanita itu adalah memilih nomor 2. Yakni kita pindahkan ke tempat yang lebih baik. Artinya keakraban yang ada kita tingkatkan levelnya.

Toleransi dan Batas
Toleransi adalah kebebasan yang diberikan sampai batas-batas tertentu. Dalam hal berpacaran. Kita harus membuat batas itu dan berjalan hanya dalam batas itu saja.
Dalam bentuk kata yang terstruktur, toleransi ini di sampaikan dengan ;
Dek. Jangan pernah engkau tinggalkan lelaki yang pernah engkau kenal karena saya, dan jangan halangi dirimu untuk mengenal lelaki lain karena saya. Karena kodrat setiap manusia adalah ingin menjadi yang terbaik dan memiliki yang terbaik. Andai diantara lelaki yang pernah engkau kenal dan yang akan engkau kenal lebih baik dari diriku. Engkau berhak menentukan sikap.”
Disini kita tidak mematasinya untuk akrab bahkan lebih akrab dengan siapun. Maka hal yang sama kita dapatkan.
Apabila teknik ini kita gunakan dengan baik. Maka kita akan berbahagia mendapatkan satu hati.
Tapi ingat. Pacaran sesungguhnya tidaklah merupakan ajaran Islam. Yang ada hanyalah silaturahmi dalam bentuk hablu minan nas. Maka “LA TAKRABU ZINNA”.
Kemudian kita buka pula anjuran Islam untuk menikah adalah “PILIHLAH (bukan AMBILLAH) oleh mu pasangan hidupmu dengan berdasarkan kepada : 1. Kecantikan/kegagahannya. 2. Kekayaannya. 3. Garis keturunannya. 4. Agamanya. Jika engkau ingin mengutamakan satu dari yang lainnya, maka utamakanlah Agamanya, niscaya kamu akan berbahagia dunia dan akhirat.”
Arti dari kata pilih adalah memisahkan satu dari minimal dua untuk di ambil salah satunya.
Maka dengan demikian kita di tuntun untuk mempunyai stok pilihan minimal dua orang.
Nah. Apabila engkau telah memiliki satu hati, maka lakukan hal sama untuk mendapatkan hati yang pertama pada hati yang kedua, tetapi setiap pertemuan dengan yang kedua. Engkau harus memberitahukan bahwa kamu telah punya yang pertama. Begitu juga sebaliknya. Setiap pertemuan kamu dengan yang kedua, kamu harus memberitahukannya pada yang pertama.
“Wanita akan paling sakit hatinya, jika cerita tentang wanita lain di hati pacarnya dia dengar dari orang lain.”
Ada nilai lain yang kamu bisa peroleh disini, yakni menjembatani silaturahmi dari orang yang tidak saling kenal menjadi akrab. Alangkan indahnya jika bersamamu ada tiga atau empat wanita dengan titel yang sama dan akur. Sehingga ketika hari pemilihan telah datang. Kamu akan mendapatkan pilihan terbaik dari yang baik.
Dan untuk jalan keluar dari kondisi yang tidak di inginkan. Dimana ada perebutan diantara mereka. “Berikan 4 pilihan ;
1.Engkau pergi, dia yang aku selamatkan
2.Dia pergi engkau yang aku selamatkan
3.Pergi keduanya kurelakan
4.Tinggal keduanya akan kuselamatkan keduanya.
Selanjutnya biarlah waktu yang menentukan”

Sisi Lain
Sisi lain yang ingin sampaikan pada kesempatan ini, adalah mengantisipasi rencana laknat dari manusia-manusia diluar Islam yang ingin menghancurkan moral generasi muda Muslim.
Saudaraku sesama muslim. Kalian barangkali tidak menyadari betapa ujung dari kesetiaan cinta yang kalian agungkan bermuara pada petaka hancurnya moral.
Coba kalian simak. Aku akan menjabarkannya secara lugas.
Jika kalian berpacaran dengan atu orang saja. Maka hari pertama kalian bisa jadi hanya di hiasi dengan berbagi cerita saja. Ini masih level 1. Aman.
Tapi manusia mana yang akan merasa enak kalau setiap ketemuan hanya sebatas cerita saja. Maka setan memainkan perannya untuk menggoda kalian agar sedikit colak-colek. Level 2. Sudah masuk unsur mendekati ZINNA. Tapi masih dianggap aman
Tak akan memuaskan colak-colek saja. Maka ransangan berikutnya akan berbentuk sentuhan dan rabaan yang agak serius, mungkin jadi di bumbui dengan ciuman. Level 3 sudah parah. Tapi masih bisa diamankan.
Berikutnya kalian akan di dorong untuk permainan dari pinggang ke atas. level 4. kritis. Tapi masih belum terlambat untuk diselamatkan.
Nah. Berikut dan merupakan level terakhir bagi wanita. “Mencucuk”. Nah disini puncaknya. Hanya sekali saja dalam kehidupan wanita hal ini bisa terjadi. Tidak ada istilah kedua kalinya.
Dalam kondisi yang seperti ini. Sangat berat beban batin yang ditanggung oleh si wanita. “Entahlah kalau memang tali satu di otaknya sudah putus.”
Biasanya lelaki akan mulai bertingkah jika sudah sampai di level ini. Kenapa? Karena lelaki adalah makhluk yang paling buas dari ras manusia. Hal lain adalah karena baginya tidak ada perbedaan antara telah melakukan dengan belum melakukan. Tidak ada perubahan fisiknya. Tetapi bagi wanita. Telah terjadi perubahan fisik yang sangat krusial. Hal terpenting dalam hidupnya sudah akan dia temukan lagi. Dan itu dia berikan begitu saja. Seolah tidak terjual dengan harga yang pantas. Murah dan murahan.
Lelaki bisa saja mencari mangsa baru dan melakukan dari awal dengan wanita yang lain. Karena modal tidak berkurang, malahan bertambah dengan jam terbang yang semakin meningkat.
Tetapi, wanita? Modal nya sudah tidak ada lagi.
Nah. Jika kalian menjalankan pacaran dengan cara yang saya sampaikan di atas. Kalian akan saling menjaga diri. “Kalau aku berikan ini ke dia. Nanti si anu memberikan pula. Bagaimana caranya dia bertanggung jawab, ya? Lagian apakah dia memang yang terbaik buatku?” Ini yang akan ada di pikiran si wanita.
Sementara di pikiran si lelaki. “Kalau aku buat ini ke si anu dan si anu, bagaimana nantinya, ya aku untuk bertanggung jawab. Lagian apak memang dia yang terbaik buat ku?
Pemikiran ini saja sudah jadi penghalang. Untuk mendekati ZINNA.

4 komentar:

egi mengatakan...

dae . . . . . , , . . . .
mantap dae . . . . . . .
dak jauh jauh beda dengan konsep beni . . . . .
hahahahaha . . . .
dinanti edisi selanjutnya . . . .
tapi ado jugo yang beni bisa jadi kan masukan . . . .
la takrobu zina . . . . .
itu paling penting . . . .
selamo nech belom sadar jugo dengan itu . . . .
terimo kasih . . . . .
"KITO SLESAIKAN SECARA ADAT BAE"
HAHAHAHHAHHAHAHA . . . . . .

Indra Wita mengatakan...

Hehehehe. adat mano nih. Adat kubu bae lah dak?

Sri mengatakan...

pesan yang sangat bermanfaat bagi kita semua terutama wanita makasih pak indra

pencari kedamaian mengatakan...

Manyimak sajo mamak...
Xixixixixixix


@parewa minang alang zarock